Nama : Farida Hariyati
NIM : 321200087
Prodi : Pendidikan Fisika
Kelas : A Pagi
Semester : VI
M. K. : E-Learning
Dosen : Anita, S.Pd.,M.Si.
GELOMBANG
Tujuan : Mengetahui definisi gelombang dan macam-macam gelombang.
Apa itu gelombang???
A. Pendahuluan
Melalui
materi ajar fisika ini Anda akan mempelajari tentang definisi gelombang, yaitu
membahas gelombang secara umum. Pembahasan tentang gelombang secara umum ini
meliputi: energi yang ditransfer dalam bentuk gelombang, klasifikasi gelombang,
gelombang transversal dan gelombang longitudinal, dan contoh-contoh gelombang.
Setelah
Anda mempelajari materi ajar ini Anda diharapkan memiliki kamampuan sebagai
berikut:
1. Mendefinisikan gelombang berdasarkan
energi yang dirambatkan
2. Menjelaskan jenis perambatan gelombang
berdasarkan medium perambatannya
3. Membedakan gelombang berdasarkan arah
rambatnnya (gelombang transversal dan longitudinal)
4. Menjelaskan gelombang berdasarkan
amplitudo (gelombang berjalan dan gelombang stasioner)
5. Menyebutkan contoh-contoh gelombang
berdasarkan pengklasifikasian gelombang
Kemampuan
yang Anda dapatkan dari materi ajar ini diharapkan benar-benar menambah
pengetahuan dan pemahaman Anda tentang konsep gelombang secara umum.
B. Definisi
Gelombang
1. Energi
yang Ditransfer dalam Bentuk Gelombang
Untuk memahami apa
sebenarnya gelombang itu, mari kita amati dan bahas peristiwa berikut ini.
Gambar
1. Gelombang air laut pada salah satu pantai di Kambang (Kabupaten Pesisir
Selatan, Sumatera Barat) jika dilihat dari pantai pada jarak yang dekat
Jika
kita pergi ke pantai maka kita akan melihat ombak air laut. Ombak itu berupa
puncak dan lembah dari getaran air laut yang berjalan. Kejadian itulah yang
disebut gelombang.
Jadi,
apa sebenarnya gelombang itu? Gejala gelombang dapat diperlihatkan dengan
mudah, kita dapat menjelaskan makna gelombang dari peristiwa yang diperlihatkan
pada gambar 1 di atas. Ketika angin berhembus dari lautan ke arah
pantai maka air laut akan terusik atau bergetar. Usikan yang merambat pada
permukaan air laut tersebut disebut dengan gelombang.
Jika
di atas air laut yang sedang terusik tersebut terdapat perahu kertas maka
materi-materi dalam medium tersebut tidak ikut merambatkan perahu kertas
tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa yang merambat hanya gelombangnya yaitu
berupa energi, sedangkan airnya tidak ikut bergerak bersama gelombang. Air
hanya sebagai medium tempat gelombang merambat. Jadi, pada perambatan
gelombang, mediumnya tetap.
Gambar
2. Tetesan air menyebabkan terjadinya gelombang
Dari
gambar 2 tersebut kita dapat mengamati bahwa tetesan air pada permukaan air
tersebut menyebabkan terjadinya gelombang pada permukaan air tersebut. Kita
dapat amati bahwa semua bagian-bagian air bergerak naik turun di tempatnya
masing-masing. Kemudian jika kita letakkan benda apung diatas permukaan air
tersebut maka benda itu juga akan bergerak naik turun.
Jadi
dapat kita simpulkan bahwa gelombang adalah proses pemindahan energi. Dan hal
penting yang harus kita ingat bahwa saat pemindahan energi melalui suatu
medium, medium itu sendiri tidak akan ikut berpindah, yang menjalar hanyalah
energi. Dengan kata lain, energi sedang ditransfer dalam bentuk gelombang.
2. Klasifikasi
Gelombang
Gelombang merupakan
gejala gangguan dari suatu sumber getaran yang bergerak terus-menerus yang
dalam perambatannya, gelombang memindahkan energi dari suatu tempat ke tempat
lainnya. Pada proses terjadinya gelombang, materi-materi dalam medium tidak
ikut merambat dengan medium tersebut. Gelombang dapat merambat melalui
medium ataupun tanpa medium. Medium gelombang dapat berupa zat padat
misalnya tali, zat cair misalnya air, dan gas misalnya udara. Berdasarkan
hal tersebut gelombang dibedakan berdasarkan:
a) Medium Perambatan
Di sini kita sedang
membahas dinamika gelombang. Dinamika gelombang itu sendiri maksudnya adalah
aspek kajian tentang gelombang yang mana proses perambatannya dikaitkan dengan
sumber penyebabnya. Ditinjau dari aspek dinamikanya, gelombang dikategorikan
menjadi dua yaitu gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik.
1. Gelombang Mekanik
Gelombang mekanik
adalah gelombang yang membutuhkan medium untuk merambat. Gelombang mekanik
timbul dan merambat dalam medium elastis sedangkan gelombang elektromagnetik
tidak memerlukan medium material untuk merambatkannya. Gelombang mekanik dapat
timbul dan merambat dalam medium elastis, misalnya gelombang pada pegas,
gelombang pada dawai elastis, dan gelombang bunyi dalam zat padat, cair, dan
gas. Oleh karena itu salah satu yang diperlukan untuk dapat menampung gelombang
mekanik adalah bahwa medium harus bersifat elastis. Medium elastis merupakan
medium yang ketika dipengaruhi gaya luar, mampu meregang (mengembang) atau memampatkan
diri, dan saat pengaruh gaya luar tersebut dihilangkan, medium mampu memulihkan
keadaannya kembali seperti semula. Gelombang transversal dapat muncul pada
dawai yang tegang, dan tidak mungkin dapat dimunculkan pada dawai yang kendur.
Hal ini karena dawai yang tegang mampu memulihkan dawai pada keadaan semula
saat pengaruh gaya luar dihilangkan.
2. Gelombang Elektromagnetik
Gelombang
elektromagnetik adalah gelombang yang
merambat walaupuntanpa medium perantara. Misalnya, gelombang cahaya.
Gelombang cahayamerupakan gelombang elektromagnetik karena arah rambatnya
merupakan perpaduan dari medan listrik dan medan magnet yang saling tegak
lurus. Dengan kata lain, gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang
selalu terdiri dari medan listrik dan medan magnet yang dalam perambatannya
saling tegak lurus dan tidak membutuhkan medium.
Gambar
3. Perambatan gelombang elektromagnetik
Di
atas adalah gambar perambatan gelombang elektromagnetik jika kita meninjaunya
dari satu arah. Berdasarkan gambar tersebut maka kita dapat menyatakan bahwa:
a. Gelombang
elektromagnetik adalah gelombang yang selalu terdiri dari medan listrik dan
medan magnet yang dalam perambatannya saling tegak lurus.
b. Karena
arah getarnya gelombang elektromagnetik tegak lurus terhadap arah penjalarannya
maka gelombang ini termasuk ke dalam gelombang transversal.
c. Gelombang
elektromagnetik ini bergetar secara sinusoidal.
b) Arah Getar
dan Arah Rambat Gelombang
Berdasarkan
arah getar dan arah rambatnya, gelombang terdiri dari:
1.
Gelombang transversal adalah
gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah penjalaran
gelombang itu sendiri. Misalnya: gelombang cahaya selain gelombang
elektromagnetik merupakan gelombang transversal.
2.
Gelombang longitudinal adalah
gelombang yang gerak partikel yang mengangkut gelombang tersebut adalah
bolak-balik sepanjang arah penjalaran. Misalnya: Bila sebuah pegas vertikal di
bawah tegangan dibuat berosilasi ke atas dan ke bawah di sebuah ujung, maka
sebuah gelombang longitudinal berjalan sepanjang pegas tersebut; koil-koil
tersebut bergetar bolak-balik di dalam arah di mana gangguan berjalan
sepanjang pegas. Selain itu gelombang bunyi juga merupakan contoh gelombang
longitudinal.
c) Amplitudo
1.
Gelombang berjalan adalah
gelombang yang memiliki amplitudo konstan di setiap titik yang dilalui
gelombang
2. Gelombang stasioner adalah
gelombang yang memiliki amplitudo tidak konstan (berubah secara periodik) di
setiap titik yang dilalui gelombang.
d) Gelombang Berdimensi Satu, Gelombang Berdimensi Dua,
dan GelombangBerdimensi Tiga
1.
Gelombang berdimensi satu; gelombang
yang bergerak sepanjang tali atau pegas
2.
Gelombang berdimensi dua; gelombang
permukaan atau riak di atas air yang disebabkan oleh batu kecil yang dijatuhkan
ke dalam sebuah kolam yang tenang
3.
Gelombang berdimensi tiga; gelombang
bunyi dan gelombang cahaya yang muncul secara radial dari sebuah sumber kecil.
C.
Gelombang Transversal dan Gelombang
Longitudinal
Dengan
mengamati arah rambat gelombang terhadap arah getar gelombang kita dapat
membedakan gelombang menjadi dua jenis, yaitu gelombang transversal dan
gelombang longitudinal. Perlu diingat kembali bahwa yang dirambatkan pada tali
hanyalah energi, sedangkan medium tidak ikut merambat.
1.
Gelombang Transversal
Berikut ini adalah
grafik simpangan partikel terhadap posisi dari gelombang transversal yang
dihasilkan pada sepanjang tali. Yang dimaksud posisi di sini adalah jarak
mendatar dari titik asal getaran.
Gambar
4. Grafik simpangan posisi
Berdasarkan
grafik simpangan posisi pada gambar 4 di atas maka dapat dijelaskan istilah-istilah
pada gelombang transversal.
Puncak
gelombang adalah titik yang paling tinggi pada gelombang
(missal: b atau f).
Dasar
gelombang adalah titik yang paling rendah pada gelombang
(missal: d atau h).
Bukit
gelombang adalah lengkungan obc atau lengkungan efg.
Lembah
gelombang adalah cekungan cde atau cekungan ghi.
Amplitudo
(A) adalah
nilai mutlak simpangan terbesar yang dapat dicapai partikel (missal: bb1 atau
dd1).
Panjang
gelombang (lamda), simbol ini dibaca lambda. Satu panjang
gelombang adalah jarak antara dua titik puncak (titik tertinggi) berurutan,
atau jarak antara dua titik dasar (titik terendah) berurutan, dan atau jarak
tiga titik simpul berurutan.
Periode
(T) adalah
selang waktu yang diperlukan untuk melewati dua puncak berurutan atau waktu
yang dibutuhkan untuk menempuh dua dua dasar yang berurutan (selang waktu untuk
satu panjang gelombang).
Untuk
memahami definisi gelombang transversal dapat dilakukan dengan mengamati
demonstrasi gelombang transversal berikut ini.
Gambar
5. Gelombang transversal
Jika
seutas tali yang lumayan panjang digetarkan tegak lurus terhadap arah panjang
tali maka akan terbentuk gelombang yang merambat pada tali dari ujung atau
sumber getar sampai ke ujung yang lainnya. Setelah diamati dengan baik ternyata
gelombang (berupa energi) pada tali tersebut bergetar ke atas dan bergetar ke
bawah tegak lurus dengan arah perambatan gelombang tersebut.
2.
Gelombang Longitudinal
Pada gelombang
longitudinal terdapat istilah pusat rapatan dan pusat renggangan. Panjang
gelombang diartikan sebagai jarak antara dua pusat rapatan yang berurutan (AC)
atau jarak antara dua pusat renggangan yang berurutan (BD). Sedangkan jarak
antara pusat rapatan dan pusat renggangan yang berurutan disebut dengan
setengah panjang gelombang (setengan lamda).
Gambar
6. Gelombang longitudinal berupa rapatan dan renggangan sepangjang slinki.
Panjang gelombang adalah jarak antara dua pusat rapatan yang berdekatan (AC)
atau jarak antara dua pusat renggangan yang berdekatan (BD).
Untuk
memahami pengertian gelombang longitudinal mari kita amati gambar slinki
berikut ini.
Gambar
7. Gelombang longitudinal
Jika
salah satu ujung slinki digetarkan searah dengan panjang slinki maka ujung
slinki akan merapat dan merenggang. Kemudian rapatan dan renggangan pada ujung
slinki tersebut merambat di sepanjang slinki. Nah, gelombang yang arah getarnya
searah dengan arah rambatnya dinamakan dengan gelombang longitudinal. Biasanya
gelombang ini merambat pada medium gas.
Pada
gelombang transversal, yang merambat adalah energi dalam bentuk bukit dan
bentuk lembah. Perambatan bukit atau perambatan lembah hanya dapat terjadi pada
medium yang kenyal (elastis). Maka dari itu, gelombang transversal hanya dapat
merambat melalui zat padat.
Sedangkan
pada gelombang longitudinal, yang merambat adalah energi dalam bentuk pusat
rapatan dan bentuk pusat renggangan dapat terjadi pada semua zat. Oleh karena
itu gelombang longitudinal dapat merambat melalui semua wujud zat (padat, cair,
dan gas).
D.
Contoh-contoh Gelombang
Tabel
1. Contoh-contoh Gelombang
No
|
Medium Rambat
|
Jenis Gelombang
|
1
|
Gelombang pada tali
|
gelombang mekanik dan gelombang transversal
|
2
|
Gelombang pada pegas
|
gelombang mekanik dan gelombang transversal
|
3
|
Gelombang pada dawai
|
gelombang mekanik dan gelombang transversal
|
4
|
Gelombang bunyi dalam zat padat
|
gelombang mekanik dan gelombang longitudinal
|
5
|
Gelombang bunyi dalam zat cair
|
gelombang mekanik dan gelombang longitudinal
|
6
|
Gelombang bunyi dalam zat gas
|
gelombang mekanik dan gelombang longitudinal
|
7
|
Gelombang pada permukaan air
|
gelombang mekanik dan gelombang transversal
|
8
|
Gelombang bunyi
|
gelombang mekanik dan gelombang longitudinal
|
9
|
Gelombang cahaya
|
gelombang elektromagnetik dan gelombang
transversal
|
Cahaya
matahari yang selalu kita nikmati setiap hari merupakan contoh gelombang
elektromagnetik.
Sekian postingan dari saya, semoga dapat bermanfaat :-)






